Materi “Advertisement” Membantu Meningkatkan Penguasaan Kosa Kata Bahasa Inggris

Oleh
Ika Noor Azizah, S. Pd.
Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 3 Jatinom

Mengajar bahasa asing khususnya bahasa Inggris di sekolah pinggiran mengalami banyak kendala, terlebih lagi di masa pandemi. SMP Negeri 3 Jatinom adalah salah satu sekolah pinggiran di Kabupaten Klaten yang  siswanya sebagian besar berasal dari daerah perbatasan Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali. Karakteristik daerah yang belum sepenuhnya mendapatkan kemudahan akses teknologi informasi, daya dukung orang tua terhadap pendidikan yang masih rendah, serta lingkungan yang belum mendukung siswa untuk mengembangkan potensi diri mengakibatkan motivasi belajar siswa rendah termasuk dalam mempelajari bahasa Inggris.

Vocabulary Mastery atau penguasaan kosa kata menjadi bagian krusial untuk mencapai tahap sukses dalam mempelajari bahasa Inggris, yang tujuan akhirnya adalah dapat berkomunikasi dengan baik.  Rivers dalam Nunan (1991: 117) berargumen bahwa penguasaan kosa kata yang cukup adalah esensial untuk keberhasilan penggunaan bahasa asing. Perbendaharaan kosa kata yang cukup ini akan  membantu siswa dalam memahami materi yang disajikan, apalagi dengan adanya tuntutan pembelajaran dengan moda daring . Moda ini tidak memungkinkan guru berinteraksi secara langsung dengan siswa. Guru tidak dapat membantu secara langsung kesulitan belajar yang mereka alami. Sementara penguasan kosa kata menjadi masalah  terbesar bagi guru bahasa Inggris dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya. Diantara faktor penyebabnya adalah keterbatasan siswa dalam mendapatkan akses informasi berbahasa Inggris. Beberapa sekolah dasar di daerah pinggiran  belum mengenalkan pelajaran bahasa Inggris sesuai tuntutan kurikulum sebagaimana sekolah-sekolah di perkotaan. Hal ini mengakibatkan kendala bagi guru yang mengajar  pada jenjang selanjutnya. Oleh karena itu diperlukan kiat dan siasat agar siswa tertarik dan senang belajar bahasa Inggris. Salah satunya  dengan merancang pembelajaran kosa kata yang terintegrasi dengan materi yang disampaikan.

Materi “Advertisement” di kelas 9 sangat menarik perhatian penulis karena pada materi ini dapat memberikan kontribusi yang besar dalam penguasaan kosa kata. Materi “Advertisement” atau Iklan berbahasa Inggris ini dapat merangsang  siswa  untuk belajar secara mandiri . Mereka  akan termotivasi untuk memahami isi dengan mengartikan kosa kata yang termuat di dalamnya. Banyak unsur yang menyebabkan hal tersebut, diantaranya: Pertama, hampir semua iklan dilengkapi dengan gambar menarik dan impresif yang membuat siswa terkesan. Siswa juga merasa ingin mengetahui konten iklan lebih dalam. Ilustrasi atau gambar tersebut dapat juga dijadikan sebagai rujukan arti dari kata kata kunci yang ada. Ketika mereka menemukan kata tertentu, mereka akan  langsung mengingat gambar yang pernah mereka lihat. Hal ini memungkinkan siswa untuk menyimpan kata kata dalam pikirananya. Kedua, bahasa iklan yang komunikatif  serta familiar memudahkan siswa untuk menebak arti  kata utama yang terdapat di dalamnya, kemudian memastikannya dengan melihat pada kamus. Bahasa iklan dengan pola kalimat sederhana dan lugas tidak menyulitkan siswa untuk memperkirakan isi pesan yang disampaikan. Ketiga, pilihan kata  yang tepat  dan frasanya yang mudah diingat memungkinkan mereka untuk menggunakannya dalam bahasa pergaulan. Semua unsur yang terangkai dalam pesan iklan merangsang minat siswa untuk mengetahui arti kata tertentu yang secara tidak langsung membuat mereka dapat menghafal dan mengingat dengan lebih mudah. Poin-poin menarik yang disampaikan dengan pilihan kata kata populer sangat membantu memperkaya perbendaharaan kosa kata mereka.

Berdasarkan hal tersebut, penulis mencoba menstimulasi siswa dengan memberikan beragam contoh iklan berbahasa Inggris dan memintanya untuk mencermati  setiap kata yang muncul.  Selanjutnya secara tertulis siswa memberikan umpan balik dengan menyampaikan isi pesan pada konten iklan tersebut. Pembelajaran dengan moda daring kurang memungkinkan siswa menyampaikan umpan balik secara lisan. Meskipun demikian,mereka sangat termotivasi untuk mencari dan mengingat kosa kata yang mereka temukan. Semakin banyak menerima model iklan yang beragam terutama iklan barang (foods and beverages, clothing, daily needs) dengan tampilan gambar yang menarik atau “eye catching”  akan semakin memotivasi mereka untuk menguasai kosa kata lebih banyak. Akhirnya penulis menyimpulkan materi Advertisement pada kelas 9 dapat dijadikan sebagai salah satu sarana efektif  untuk membantu penguasaan kosa kata (Vocabulary Mastery) sebagai upaya untuk dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan lancar (fluent English).